Dibentuk pada tahun 1997, sebuah band jepang yang beraliran visual rock.
Tampilkan postingan dengan label JLovers. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JLovers. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 25 Mei 2013
Sabtu, 16 Maret 2013
X SHURIKEN; BAND SPESIALIS LAGU JEPANG
Shuriken adalah sebuah band beraliran japanese rock (J-Music) yang biasa
membawakan lagu-lagu dari band jepang seperti: Dir en grey, Luna Sea,
dsb. Nama Shuriken diambil dari nama sebuah senjata rahasia yang biasa
dipakai oleh para Ninja, umumnya shuriken ini mempunyai lima sudut yang
sama tajam yang bentuknya menyerupai bintang. Maka berdasarkan
penjelasan mengenai shuriken tadi para personil berharap dapat menjadi
sebuah senjata rahasia mematikan yang dapat memberikan kejutan disetiap
kali penampilan mereka dengan mengandalkan kelebihan dari masing-masing
personil yang diibaratkan dengan lima sudut yang sama tajam yang apabila
disatukan dapat menjadi sebuah kekuatan besar seperti halnya shuriken
tadi.Band yang dibentuk 1 April 2006 ini memiliki personil yang berjumlah lima orang, yaitu Irwan (vokal), Leo (gitar), Acan (gitar), Ricky (bass) dan Andreas (drum). Shuriken merupakan gabungan dari band-band beraliran japanese rock yang sudah ada sebelumnya seperti Irwan (ex. vokalis Wasabi), Leo (ex. gitaris Wasabi), Acan (ex. gitaris Sakuradrops), Andreas (ex. drummer Aizenodn), dan Ricky.
Meski masih terbilang band baru, namum pengalaman masing-masing personilnya tidaklah minim. Mengingat para personilnya telah lama bergelut di dunia J-music comunity sebelum tergabung dalam Shuriken, maka dengan modal pengalaman masing-masing personil dan keinginan untuk maju bersama, Shuriken ingin memperkenalkan J-music kepada masyarakat umum dalam kemasan yang berbeda dengan aksi-aksi pangung yang menarik.
Sabtu, 05 Januari 2013
"TAIKO" Seni Musik Jepang
Kata taiko (太鼓) berarti "drum besar" dalam bahasa Jepang.
Di luar Jepang, kata ini digunakan untuk merujuk kepada berbagai jenis
drum Jepang (和太鼓, 'wa-daiko', "drum Jepang", dalam bahasa Jepang) dan
kepada bentuk seni yang relatif belakangan dalam bentuk ansambel menabuh
drum (kadang-kadang lebih khusus disebut, "kumi-daiko" (組太鼓).
Sabtu, 22 Desember 2012
Senin, 05 November 2012
Sabtu, 13 Oktober 2012
Kamis, 13 September 2012
Sejarah Japanese Rock
Sejarah J-Rock dimulai tahun 1957 dengan dikenalnya musik rock di Jepang
bersamaan dengan puncak kepopuleran rockabilly yang merupakan salah
satu gaya rock 'n' roll. Rockabilly yang dimulai di berbagai kelab jazz melahirkan penyanyi rockabilly seperti Mickey Curtis, Masaaki Hirao, dan Keijirō Yamashita. Pada bulan Februari 1958, ketiganya tampil dalam konser Westan Kānibaru I (Western Carnival I) di gedung pertunjukan bernama Nihon Gekijō, Tokyo.
Di akhir dekade 1950-an, kepopuleran rockabilly yang mulai surut digantikan era Kabā Popsu (cover pops) yang terdiri dari berbagai jenis musik. Di antara tokoh cover pops terdapat musisi seperti Yūya Uchida dan Isao Bitō yang berakar pada genre rockabilly. Selain itu, cover pops dengan gaya Liverpool Sound lahir mengikuti kepopuleran grup-grup musik seperti The Beatles di sekitar tahun 1963.
Gitar elektrik produk dalam negeri yang bisa dibeli dengan harga murah membantu terciptanya demam Ereki (musik rock dengan gitar elektrik). Istilah "Ereki" merupakan singkatan dari kata erekigitā (エレキギター?, gitar listrik). Penggemar musik rock di Jepang banyak yang berganti identitas dari pendengar setia menjadi musisi rock.
Langganan:
Postingan (Atom)



